TEORI ETIKA

Posted: 30 November 2012 in Tak Berkategori

Pengertian Etika
Ada beberapa pengertian etika yang disebutkan dalam tulisan ini, diantaranya :
•    Menurut Kamus Besar Bhs. Indonesia (1995)  Etika adalah Nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat.
•    Etika adalah Ilmu tentang apa yang baik dan yang buruk, tentang hak dan kewajiban moral.
•    Menurut Maryani & Ludigdo (2001) “Etika adalah Seperangkat aturan atau norma atau pedoman yang mengatur perilaku manusia, baik yang harus dilakukan maupun yang harus ditinggalkan yang di anut oleh sekelompok atau segolongan masyarakat atau profesi”.
Dari asal usul kata, Etika berasal dari bahasa Yunani ‘ethos’ yang berarti adat istiadat/ kebiasaan yang baik Perkembangan etika yaitu Studi tentang kebiasaan manusia berdasarkan kesepakatan, menurut ruang dan waktu yang berbeda, yang menggambarkan perangai manusia dalam kehidupan pada umumnya.
    Etika disebut juga filsafat moral adalah cabang filsafat yang berbicara tentang praxis (tindakan)  manusia.
    Etika tidak mempersoalkan keadaan manusia, melainkan mempersoalkan bagaimana manusia harus bertindak.
    Tindakan manusia ini ditentukan oleh bermacam-macam norma. Norma ini masih dibagi lagi menjadi norma hukum, norma agama, norma moral dan norma sopan santun.

FUNGSI ETIKA
•    Sarana untuk memperoleh orientasi kritis berhadapan dengan pelbagai moralitas yang membingungkan.
•    Etika ingin menampilkanketrampilan intelektual yaitu ketrampilan untuk berargumentasi secara rasional dan kritis.
•    Orientasi etis ini diperlukan dalam mengabil sikap yang wajar dalam suasana pluralisme
ETIKA DAN ETIKET
•    Etika berarti moral sedangkan  etiket berarti sopan santun. Dalam bahasa Inggeris dikenal sebagai ethics  dan  etiquette.
•    Antara  etika  dengan  etiket  terdapat persamaan  yaitu:
•    Etika  dan etiket menyangkut perilaku manusia. Istilah tersebut dipakai mengenai manusia tidak mengenai binatang karena binatang tidak mengenal etika maupun  etiket.
•    Kedua-duanya mengatur perilaku manusia secara normatif artinya memberi norma bagi perilaku manusia dan dengan demikian menyatakan apa yag harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan. Justru karena sifatnya normatif maka kedua istilah tersebut sering dicampuradukkan.

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pelanggaran Etika :

    Kebutuhan Individu
    Tidak Ada Pedoman
    Perilaku dan Kebiasaan Individu Yang Terakumulasi dan Tak Dikoreksi
    Lingkungan Yang Tidak Etis
    Perilaku Dari Komunitas
Sanksi Pelanggaran Etika :
•    Sanksi Sosial
Skala relatif kecil, dipahami sebagai kesalahan yangdapat ‘dimaafkan’.
•    Sanksi Hukum
Skala besar, merugikan hak pihak lain.

Jenis-jenis Etik
•    Etika umum yang berisi prinsip serta moral dasar.
•    Etika khusus atau etika terapan yang berlaku khusus.
Etika khusus ini masih dibagi lagi menjadi etika individual dan etika sosial.

Sumber referensi :  Buku paket universitas Gunadarma

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s